Ada Setan di Balik Tenaga Dalam
04.01 | Author: Belajar Islam







Semoga tulisan ini dapat semakin menyadarkan kita, bagaimana kita sebagai muslim dapat bersikap terhadap hal-hal yang berhubungan dengan hal-hal Haram & Subhat seperti ilmu-ilmu pernafasan, TD, TM.
Ingat QS. Al Fatihah, ayat 5 : Iyyaa ka na’budu wa iyyaa ka nasta’in

Sebagai muslim kita hanya taat/tunduk/menyembah kepada Allah Azza Wa Jalla bukan berdasarkan ucapan manusia (sandarkan semuanya pada Al Qur’an & Hadist) sehingga selalu menjauhi hal yang dilarang & tidak disukai oleh Allah Swt, mengerjakan hal yang diperintah & diredoi / disenangi Allah Swt serta selalu hanya mengharapkan keredoannya atas semua perbuatan & amal didunia ini.

Sebagai muslim agar selalu menjaga kemurnian Tauhid pada diri sendiri/keluarga dan lingkungan (Tauhid yang bersih adalah dasar semua amal dan perbuatan kita diterima dan diredoi oleh Allah Swt dan sebagai dasar Allah dapat memberikan ampunannya kepada hambanya karena Tauhid yang tidak bersih (Syirik) adalah dosa yang tidak terampunkan dan suatu hal yang paling dibenci Allah.

Sebagai muslim harus selalu membela serta menempatkan hukum & aturan Allah diatas segalanya dalam kehidupan didunia, dalam urusan apapun harus selalu memohon pertolongan hanya kepada Allah dan bertawakal hanya kepada Allah, jauhi perkara yang samar, dan hiduplah sesuai sunatullah dimana manusia ditakdirkan /fitrahnya oleh Allah untuk tidak memiliki kekuatan badan yang super/ aneh / mendeteksi alam ghaib seperti juga Rasulullah yang hanya manusia biasa.

Berikut salinan tulisan tersebut :

TITIK KRITIS TENAGA DALAM

Pertanyaan :
Ustad, saya diajak seseorang teman mengikuti olah raga pernafasan. Saya sempat mengikuti beberapa kali . Katanya selain untuk kebugaran, tenaga dalam, olah raga ini juga untuk pengobatan. Tapi orang tua saya melarang. Alasannya olah raga semacam itu rawan terhadap aqidah. Padahal selama saya ikut berlatih saya tidak menemukan keanehan. Malah ada beberapa do’a diambil dari ayat Al Qur’an. Dan gurunya menyatakan diri siap di ruqyah, untuk memastikan dia tidak ada khodamnya. Kalau tidak aman, bagaimana saya bisa mengajak teman saya untuk berhenti ? Terima kasih Ustad.
Ardiansyah Utomo, Cimanggis Depok.

Jawab :
Akhi Ardiansyah yang dirahmati Allah SWT, Olah nafas dengan tujuan olahraga bisa menyehatkan. Misalnya pernafasan saat pemanasan, laithan nafas untuk berenang dan sebagainya. Tapi kalau kemudian olah raga ini sudah mengarah jadi pengobatan atau membuat digdaya atau dengan harapan bisa menjatuhkan orang dari jarak jauh, kepingin aneh, maka niat pelaku sudah salah. Pada saat yang sama, setan punya peluang untuk melakukan infiltrasi.

Dari sisi medis, orang melakukan teknik pernafasan seperti tenaga dalam, tarikan nafasnya berat dan dalam seperti orang sedang tidur. Dalam hadist riwayat Thabrani disebutkan, saat kita tidur, biasanya terbentuk uqod (simpul setan). Simpul ini membuat kita dikuasai setan. Simpul pertama akan lepas, jika kita bangun membaca doa. Simpul berikutnya akan lepas disaat kita selesai berwudlu. Simpul berikutnya terlepas setelah kita shalat.

Tenaga dalam sederhananya ilmu ngeden (mengejan). Kalau mau cari aman jauh dari subhat lebih baik olah raga biasa saja. Seperti saran rasulullah SAW, berenang, memanah dan berkuda. Dua olah raga terakhir, kini relatif mahal. Berenang atau olah raga berlari seperti sepak bola bisa menjadi pilihan.

Sementara kalau kita telusuri ilmu pernafasan datanya dari Shaolin. Mereka jelas bukan uswah (role model) kita. Kalau ilmu semacam itu hebat dan diperbolehkan pasti dimasa rasulullah dipakai untuk membekali pasukan perang Badar, dan pertempuran lain. Ternyata tidak. Yakinlah ini hanya pengelabuan dari setan. Lebih baik pilih olah raga yang lebih melatih olah fisik. Kalau ingin senam pilih yang biasa saja.

Olah raga ini mengambil media hawa (udara). Sementara jin (setan) hidup diantara hawa yang ada. Mereka mudah masuk, olah raga seperti oleh nafas, meditasi, yoga merupakan media sensitif dan efektif yang mereka gunakan untuk masuk kedalam tubuh manusia.

Teknik bernafas dengan cara menahan dalam waktu tertentu, membuat orang mudah di Infiltrasi oleh setan. Biasanya orang yang mengidap kolestrol tinggi dan pernah terjatuh dimasa kecil sangat sensitif dirasuki jin atau setan. Setelah masuk biasanya orang tersebut punya keanehan tertentu. Diantaranya keanehan mempunyai kekuatan bioenergi. Mereka jadi mampu mengobati orang dari jarak jauh, punya energi panas dan sensitif dengan makhluk gaib.

Saudara Ardian, mengajak kembali orang kejalan kebenaran bukan hal yang mudah. Ini persoalan hidayah. Kadang-kadang orang yang lama bergelut dalam dunia semacam ini sering merasa benar. Seolah olah yang mereka miliki sesuatu yang rasional. Apalagi guru-guru mereka, akan sulit jika diingatkan. Mereka akan berhitung secara ekonomi. Akan dikemanakan pengikutnya yang banyak. Mereka sering berdalih dengan alasan pengobatan dengan pembuktian kesembuhan orang sakit. Hal ini sudah menjadi persoalan aqidah, biasanya mereka yang mengikuti aktifitas dengan motivasi kesehatan akan lebih mudah meninggalkan. Tapi kalau mereka yang ingin aneh, biasanya sulit.

Orang semacam ini kalau ingin keluar dari dunianya harus di ruqyah. Prosesnya agak perlahan dan lama. Selain juga harus ada motivasi dari dalam dirinya. Azam (tekad kuat) untuk meninggalkan hal-hal aneh yang selama ini dia nikmati. Selain juga di padukan dengan membiasakan diri puasa sunah, membaca surat Al Baqoroh dan doa Al Ma’tsurat pagi dan petang.

Membaca surat dalam Al Qur’an bukan menjadi masalah jika tanpa diiringi dengan motivasi ingin aneh. Misalnya membaca Al Fatihah karena ingin mempunyai keanehan, maka setan yang masuk. Tapi bukan masalah, malah berbuah pahala jika membaca Al Fatihah disaat sholat. Jadi sangat bergantung pada niatnya.

Kalau ada tokoh mereka (Ilmu Pernafasan/TD/TM) yang menantang dengan sombong untuk di Ruqyah demi membuktikan kebenaran ilmunya, itu pertanda dia punya Khodam (jin Pengawal). Salah satu sifat setan adalah abaa was takbaro (sombong dan merasa besar). Pola pikir orang tersebut jelas dikuasai setan. Sedang ada kalanya saat di ruqyah jin nya tidak ada, pergi. Karena ada tipe khodam yang sifatnya hanya mengikut. Tidak perlu mauk kedalam tubuh seseorang. Dan khodam sangat bergantung kepada pemiliknya, semakin pintar dia, khodam nya pun akan setara. Jadi kalau posisi dia Guru ilmu tenaga dalam, bisa dipastikan khodamnya juga pintar. Bisa jadi sangat jenius.

Link ke posting ini









Bagi penggemar beladiri tentu tidak asing dengan istilah pukulan jarak jauh. Demikian pula penggemar sinetron silat, tentu hafal jurus jurus dan segala macamajian pamungkas yang melukiskankekuatan ajaib pukulan jarak jauh berupa sinar  merah kuning biru hijau dsb. Apakah keajaiban pukulan jarak jauh semacam itu benar benar ada di dunia nyata? Jawabnya ada. Setidaknya bagi para pengikut perguruan silat yang berbau tenaga dalam, chi, prana, dan sejenisnya. Banyak orang mengatakan bahwa itu akal akalan para pemilik perguruan, tetapi sangat sedikit yang tahu bagaimana rahasia sebenarnya dari akal bulus para suhu nan sakti itu sehingga banyak terpesona (tertipu) aksi mereka. Mereka menyimpan rahasia setan dalam atraksi pukulan jarak jauh yang mereka demonstrasikan. Berikut penjelasannya:

Atraksi Pukulan Jarak Jauh

Dua orang peserta A dan B. Dengan jurus tertentu A memukul B. Tangan A tidak menyentuh B tapi B terpental seperti terdorong energy yang sangat kuat. Para pendekar menjelaskan bahwa A telah mampu membangkitkan dan mengkonsentrasikan energy dalam tubuhnyasehingga mampu mementalkan tubuh B meski tanpa menyentuh B sedikitpun. Biasanya peserta terpesona dan tumbuh keinginannya untuk memiliki kemampuan sebagaimana A.

Kesalahan Berpikir Tentang Pemusatan Energy dalam Tubuh

Semua benda termasuk tubuh manusia terdiri dari atom atom. Di dalam atom terdapat proton neutron (inti atom ) yang dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Atom Atom tersusun menurut susunan tertentu dalam ikatan atom atau ikatan ion. sedangkan inti atom yang terdiri dari beberapa proton terikat erat dalam energi ikatan inti (nukleon=nuklir). 

Energi yang tersimpan dalam atom atom yang menyusun tubuh manusia ini bisa diaktifkan dikonsentrasikan dan di olah sedemikian rupa sehingga menjadi energy metafisis yang dapat digunakan sebagai, pukulan jarak jauh, energi prana, bioenergy, energy chi dan macam macam istilah lainnya. Seperti itu biasanya penjelasan ilmiah mereka. Mereka memberikan contoh, orang bisa lebih sehat dan bugar dengan mengaktifkan energy tadi kemudian menyalurkannya ke seluruh tubuh. Benarkah demikian? Tentu saja salah kaprah. 
       
Penjelasan pertama adalah energy nuklir sebagaimana pernah diekplorasi dan didemonstrasikan pada peristiwa bom nuklir Heroshima dan Nagasaki, sedangkan masalah kebugaran tadi adalah proses sugesti otak. (tidak ada hubungannya dengan energy dari atom atom dalam tubuh.). Energy atom diperoleh dengan kompensasi perubahan komposisi atom dari uranium menjadi timbal, sedangkan proses sugesti otak tidak memerlukan perubahan fisik apapun. Orang yang berpikir bahwa dirinya sehat, tubuhnya akan terstimulasi melalui saraf dan cenderung lebih cepat pulih pada kondisi normalnya. sebaliknya orang yang berpikir bahwa dirinya sakit, otaknya akan memberikan stimulus negatif ke seluruh organ tubuh sehingga cenderung  menurun kinerjanya.

Mekanisme Atraksi Pukulan Jarak Jauh Yang Sebenarnya

Kita bayangkan lagi atraksi A memukul B tanpa menyentuh, kemudian B terpental. Kita harus ingat bahwa Sunatullah (Hukum hukum alam yang diciptakan Allah tidak akan berubah). Kaidah Mekanika klasik Newton adalah satu dari sekian perumusan gejala alam dalam sebuah hukum fisika yang menyeluruh. Kita bisa sedikit belajar pada anak SMA jurusan Fisika. Kalau B yang tadinya diam tiba tiba terpental (bergerak) maka hal itu tidak mungkin terjadi kecuali ada gaya yang bekerja terhadap B.  Ada beberapa gaya yang mungkin mengenai B hingga terpental:
  • Gaya dorong biasa (didorong atau ditarik dengan tangan atau benda lain yang disamarkan)
  • Gaya lorentz yang muncul bersamaan dengan adanya medan magnet
Para praktisi tenaga dalam cenderung merasionalkan gejala ini menggunakan penjelasan kedua yaitu medan magnet. Tetapi hal ini terbantahkan dengan fenomena penggantian objek. Jika B digantikan oleh C yang bukan anggota perguruan, tiba tiba keampuhan pukulan jarak jauh itu tidak bekerja. 
     
Yang terjadi sebenarnya adalah ketika A menggerakkan tangan, maka gerakan tangan A ini menjadi kode bagi seseorang atau beberapa orang (team) untuk mendorong atau melemparkan B menjauh dari A. Orang atau beberapa orang itu tidak nampak karena mereka adalahgolongan Jin.

Banyak praktisi tenaga dalam enggan mengakui bahwa mereka menggunakan Jin karena jika ini terbongkar maka tidak ada lagi kata sakti dan ajaib. Bukankah kesaktian dan keajaiban itu dagangan utama mereka?

Bukti Bahwa Terlemparnya si B  bukan karena Energy dari A

Jika benar B terlempar karena medan magnet yang dibangkitkan oleh A maka seharusnya ketika B diganti oleh C maka kejadiannya akan sama. Tetapi ternyata C tidak terpental karena C bukan anggota perguruan. Artinya tidak semua orang bisa dipukul oleh A. Pukulan Jarak Jauh itu benar benar bisa bekerja hanya bergantung pada B.  Itu artinya B terlempar bukan karena energy dari A.

Keterlibatan Setan (Jin Kafir) dalam pukulan Jarak Jauh

Banyak orang mengatakan bahwa keterlibatan setan sulit dibuktikan, tetapi ternyata Allah memberikan isyarat dalam Quran bahwa kekuasaan setan itu terbatas pada orang orang yang mengikuti setan dan menjadikan setan sebagai teman bekerjasama. Dan setan tidak memiliki kekuasaan sedikitpun atas orang orang yang ikhlas kepada Allah.

Jadi jin kafir yang membantu dalam atraksi pemukulan jarak jauh itu pasti tidak akan bisa bekerja terhadap orang yang mukhlis (ikhlas beribadah hanya karena Allah)

Dari paradigma di atas bisa dilakukan pembuktian keterlibatan setan (jin kafir) dalam atraksi pukulan jarak jauh sebagai berkut:
  1. Pastikan atraksi A memukul B benar benar bekerja, dan disaksikan atau direkam dengan baik sebagai premis awal bahwa benar benar B terlempar dalam atraksi itu.
  2. Ganti objek B dengan si C (sembarang orang diluar perguruan) maka terjadi dua kemungkinan, si C juga terlempar atau tidak ada efek sama sekali. Jika C juga terlempar seperti B berarti C juga merupakan orang yang bisa dikuasai jin kafir yang membantu atraksi tersebut. 
  3. Ganti objek C dengan seorang ahli Quran, ahli ibadah yang ikhlas. Yang akan terjadi adalah, bahwa pukulan jarak jauh A tidak akan bekerja pada D. Kenapa demikian? Karena Jin Kafir takut pada ahli ibadah yang Ikhlas (beribadah hanya karena Allah).

“Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka" Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (QS. Al Hijr : 39 – 42)

Kemudian mengapa iblis tidak bisa menyesatkan orang-orang yang ikhlas atau menyimpangkan mereka dari jalan kebenaran ? Hal itu dikarenakan mereka adalah orang-orang yang senantiasa menjadikan seluruh aktivitas ibadahnya hanya untuk Allah swt saja, bukan untuk riya atau mencari kemasyhuran di mata manusia. Keikhlasannya menjadi benteng dan pertahanan yang sangat kokoh untuk bisa ditembus oleh setan apalagi dikuasai oleh mereka.

Dalam hal ini, bisa kita simak penuturan Sayyid Qutb yang menjelaskan tentang hal ini, dia mengatakan bahwa makna firman-Nya “Sesungguhnya hamba-hamba-Ku’’ yang ikhlas untuk-Ku maka tidak ada kuasa bagimu (setan) untuk menguasai mereka, tidak bisa mempengaruhi mereka, tidak bisa engkau jadikan mereka memandang indah perbuatan maksiat karena kamu terpenjara dihadapan mereka, karena mereka berada didalam suatu penjagaan yang kokoh dari gangguanmu, karena jalan masukmu kedalam diri mereka terkunci. Mereka adalah orang-orang yang menggantungkan pandangan mereka kepada Allah dan mengetahui tipu dayanya dengan fitrah mereka yang berhubungan erat dengan Allah swt. (Fi Zhilalil Qur’an juz IV hal 2142)

Hal ini berbeda pada mereka pengamal ilmu tenaga dalam yang  melakukan puasa entah itu puasa mutih, puasa pati geni, puasa weton, atau puasa apapun itu yang merupakan amalan bid’ah demi mendapat jasa khodam jin/syaitan. Puasa mereka tidak murni dan ikhlas demi Allah, tapi demi jin/syaitan. Na’udzu billah in zalik. Sangat amat dekat dengan kekafiran. Luar biasa sekali. Mereka rela menahan haus dan lapar mereka demi mendapat bantuan jin/syaitan. Apa bedanya mereka dengan pencari ilmu pesugihan babi ngepet yang harus kuat melakukan puasa ngebleng di Watudodol.

Hanya pada Allah saja lah orang beriman meminta pertolongan dan perlindungan. Semoga kita semua terlindung dari bahaya kesyirikan.. Aamiin ya robbal ‘alamin…
Link ke posting ini
Di Balik Ilmu Tenaga Dalam
02.36 | Author: Belajar Islam



Betapa takjubnya kita ketika melihat seseorang yang tidak dapat terluka ketika ditebas senjata tajam, tidak terluka ketika disiram dengan minyak panas, bisa menyembuhkan penyakit hanya dengan sentuhan, melalui telepon dan juga email, bisa melindungi diri sendiri dari mara bahaya, bisa menangkal hujan, bisa menemukan barang hilang, bisa memukul lawannya dari jarak yang cukup jauh dan tanpa menyentuh sedikitpun lawannya, dan sederet kelebihan dari tenaga dalam yang dimiliki seseorang. Namun, apa sebenarnya tenaga dalam itu?

Di tengah masyarakat kita, kini menjamur berbagai perguruan tenaga dalam yang menjanjikan beragam kesaktian mandraguna, kemampuan mengobati berbagai penyakit ringan maupun berat, dan berbagai kelebihan lainnya. Dikemas dalam berbagai atraksi kesaktian di televisi, dibumbui dengan wirid-wirid dan bacaan-bacaan ayat tertentu, dan diiklankan secara luas melalui media massa, cetak dan elek-tronik.

Sihir berjudul "Tenaga Dalam"

Berbagai macam teori dibuat untuk mengelabui orang awam sehingga dapat diterima masyarakat. Mereka mengatakan bahwa tenaga dalam adalah satu aliran tenaga yang memang terdapat dalam tubuh manusia. Ia akan mengaktifkan sel darah putih dan sel darah merah untuk menghasilkan satu getaran saraf yang akan mewujudkan tenaga di luar kemampuan biasa. Tenaga baru ini mereka sebut 'super power.'

Teori lain untuk melegitimasi tenaga dalam adalah: Pertama, para praktisi tenaga dalam menjadikan senam pernapasan untuk membangkitkan tenaga dalam, kemudian menyajikan konsepnya secara ilmiah. Hal ini dilakukan agar bisa membujuk masyarakat yang cukup terpelajar agar mau ikut perguruan mereka. Kedua, tenaga dalam dikaitkan dengan alam ghaib, sasarannya adalah masyarakat yang masih suka dengan halhal yang berbau klenik dan benuansa supranatural.

Mengilmiahkan Tenaga Dalam

• Pertama: mereka mengatakan bahwa tenaga dalam berasal dari impuls listrik yang dihasilkan oleh ATP (adenosine triphosphate) sebagai senyawa yang menyimpan energi tubuh, terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam sel, energi digunakan un-tuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot, konduksi saraf, menghasilkan radiasi energi yang menghasilkan pancaran sinar. Medan listrik dapat diperbesar hingga menghasilkan energi listrik tubuh (bioelektris) bila elektron bergerak lebih cepat secara teratur. Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan para ahli tenaga dalam untuk menyembuhkan penyakit. Mereka berpendapat, “Segala yang ada di alam semesta merupakan manifestasi energi, seperti gravitasi, dan gelombang magnet, serta energi matahari.”

 • Kedua: tenaga dalam adalah energi biolistrik tubuh yang diolah dengan senam pernapasan hingga voltase bio-listrik tubuh meningkat lebih besar dari normal. Setiap listrik akan menghasilkan medan listrik yang besar jika dirangsang dengan menyedot napas, lalu ditahan di dada atau perut, maka medan biolistrik akan membesar.

Menurut dua teori yang hampir sama ini, orang yang beremosi tinggi maka voltase biolistriknya akan naik dan berarti medan biolistriknya memancar lebih besar dari biasanya. Sesuai dengan hukum alam, listrik yang bermuatan sejenis akan saling tolak-menolak. Begitu juga dengan biolistrik manusia, bila dikontakkan akan saling tolak-menolak. Maka dengan niat dan konsentrasi, mereka bisa mementalkan musuh yang emosi, dengan medan biolistrik mereka yang lebih besar karena sudah dilatih.

Tenaga Dalam Sebagai Ilmu Karamah

Tenaga dalam yang dikaitkan dengan ilmu karamah, ditujukan bagi orang-orang yang memiliki keyakinan kuat dengan hal-hal yang bersifat ghaib dan masyarakat yang mempercayai klenik. Jika dia beragama Islam, maka akan dikatakan bahwa tenaga dalam tersebut berasal dari para wali, atau dari kekuatan khadam. Jika beragama Hindu, Budha atau Taoisme, maka tenaga dalam berasal dari kekuatan puja mantra para dewa-dewi, tenaga dalam berasal dari energi prana, chi, atau ki yang dihisap dan dikumpulkan ke cakra solar pleksus. Tenaga dalam berasal dari cosmik negatif cakra dasar dan kosmik positif cakra mahkota, tenaga dalam berasal dari energi kundalini.

Terkadang perguruan tenaga dalam menggunakan dua macam pendekatan sekaligus untuk dapat menarik minat seluruh anggota masyarakat dari berbagai macam tingkat strata kehidupan atau pun dari berbagai macam agama dan kepercayaan agar dapat masuk menjadi anggota perguruan. Perguruan senam pernapasan tenaga dalam terbagi dalam dua aliran:

• Pertama, bernafaskan keagamaan yang bersifat ekslusif –(hanya agama dan kepercayaan tertentu yang dapat menjadi anggotanya). Biasanya menggunakan ritual keagamaan sebelum dan pada saat latihan tenaga dalam. Jika perguruan tenaga dalam tersebut berbasis agama Islam, akan mewajibkan anggotanya menggunakan ama-lan, wirid dan puasa selama mem-pelajari tenaga dalam. Jika perguruan tenaga dalam itu berbasis agama Hindu, Budha atau Thaoisme maka menggunakan puja mantra pada dewa-dewi atau Budha, membakar hio dan lain sebagainya.

• Kedua, yang berbasis senam dan olah nafas saja tanpa ada unsur eksklusifisme agama di dalamnya, hingga semua agama masuk menjadi anggota perguruan. Dalam pelaksanaan latihannya boleh menggabungkan dengan ritual agama yang diyakininya.

Di antara tujuan perguruan tenaga dalam ketika mengajarkan senam pernapasan adalah:
  Penyebaran ajaran agama atau kepercayaan tertentu.
 Mengajarkan teknik-teknik tenaga dalam untuk perlindungan diri, kesehatan tubuh, baik secara fisik, psikis ataupun spiritual.
• Mempererat tali persaudaraan.
• Tujuan bisnis semata, terkadang merugikan anggotanya dengan persyaratan yang memberatkan secara finansial dan lain sebagainya.

Cara membangkitkan tenaga dalam
Kaidah yang pertama adalah pernafasan. Kedua, pembinaan kekuatan pikiran. Akan tetapi sebelum itu seseorang perlu dibukakan cakranya terlebih dahulu oleh seorang guru yang memiliki tenaga dalam yang besar. Asas membangkitkan tenaga dalam antara lain:
• Pertama, keyakinan. Ketika seseorang hendak belajar tenaga dalam, harus memiliki keyakinan tentang adanya tenaga dalam. Cara menumbuhkan keyakinan ini adalah dengan mem-berikan sugesti pada diri sendiri.
• Kedua, konsentrasi. Yaitu melupakan segala masalah-masalah keduniaan menuju satu hal saja. • Ketiga, kemauan. Karena dengan kemauan yang kuat inilah seseorang akan kotinu dalam mempelajari tenaga dalam.
• Keempat, ketekunan. Ketekunan dalam latihan akan semakin memudahkan seseorang mendapatkan tenaga dalam.
• Kelima, keajaiban pikiran. Salah satu efek tenaga dalam, sebagaimana yang diakui para praktisinya, adalah bisa menajamkan pikiran. Bahkan yang lebih ekstrim, bisa mengendalikan pikiran orang lain dan mengetahui hal-hal ghaib.

Kesesatan Tenaga Dalam

Sering kali khalayak ramai bertanya, apakah tenaga dalam itu benar-benar ada? Apakah tenaga dalam itu murni olah tubuh atau ada unsur makhluk halus di dalamnya? Apakah tenaga dalam itu bisa membuat kita sehat baik secara fisik dan psikis? Apakah tenaga dalam bisa meningkatkan spiritualitas kita? Sesuai-kah senam pernapasan tenaga dalam itu dengan syari’at Islam?

Terkadang kita tertipu dengan istilah tenaga dalam yang rancu penjabarannya. Jika ‘tenaga dalam’ yang dimaksud adalah hasil pembakaran zat-zat makanan dalam tubuh hingga menjadi energi untuk kekuatan dan kelangsungan kesehatan tubuh, itu bisa kita terima, karena istilah ‘tenaga dalam’ tersebut adalah energi yang didapat dari zat-zat makanan yang kita makan tanpa ada unsur metafisika. Akan tetapi jika tenaga dalam tersebut bisa mementalkan orang, bisa membuat kebal, bisa meringankan tubuh, bisa menyakiti orang lain lewat gerak dan fungsi jurus yang telah kita latih, tentu berbeda jauh dan tidak bisa disamakan dengan ‘tenaga dalam’ dari hasil “pembakaran” zat-zat makanan.

Begitu pula dengan istilah tenaga dalam yang berasal dari energi listrik tubuh, ini pun sebuah penipuan. Teori tubuh kita mempunyai impuls-impuls listrik sejauh ini memang telah dibuktikan oleh ahli biologi modern, dengan impuls-impuls listriklah syaraf-syaraf dapat bekerja dengan baik untuk menyampaikan pesan dari tubuh ke otak dan sebaliknya. Tetapi, jika dikatakan bahwa senam pernapasan bisa melipatgandakan energi listrik tubuh hingga bisa menjadi 'tenaga dalam,’ maka ini terlalu mengada-ada dan mencari pembenaran saja. Sebab, seluruh kerja sistem fisiologis dalam tubuh selalu berada pada keseimbangan. Sistem kerja impuls listrik atau syaraf tubuh manusia tidak bisa direkayasa lagi dan sama sekali tidak ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan bahwa listrik tubuh bisa direkayasa untuk mementalkan seseorang, kecuali hanya dugaan belaka.

Pemanfaatan energi ghaib yang diistilahkan dengan tenaga prana, chi, ki, manna, ruah, energi Ilahi atau karamah dari luar tubuh yang kita serap untuk memperoleh tenaga dalam dari hasil pernapasan, harus kita koreksi kebenarannya. Sekarang ini sudah ada yang berusaha untuk bisa membuktikan atau mengklaim eksistensi energi ghaib, melihat aura bahkan ruh dengan menggunakan peralatan modern, seperti dengan menggunakan foto aura.

Di Grand ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan, ada toko bertuliskan “Xing Passion Reflexiology & Aroma-therapy”. Toko itu mempunyai Aura Video Station dari Jerman seharga sekitar US$ 25.000 (dengan kurs sekarang sekitar Rp 225 juta). Harga tersebut termasuk satu paket software lengkap dengan beberapa peranti tambahan, seperti kartu PC dan kamera. Cara penggunaannya, tubuh seseorang harus menghadap ke arah sebuah kamera di atas layar monitor, lalu seluruh ujung jari dimasukkan ke sebuah alat berbentuk seperti telapak tangan. Alat tersebut terbuat dari logam dan langsung terhubung ke PC.

Setelah software Aura Video Sta-tion diaktifkan, wajah dan aura langsung terlihat. Tidak hanya itu, cakra yang ada dalam diri seseorang pun nampak. Apakah benar suatu hakikat bahwa Aura Video Station bisa membuktikan bahwa yang nampak pada layar monitor adalah aura atau lapisan tubuh bahkan cakra-cakra manusia?

Kajian ilmu pengetahuan metafisika sekarang ini mengenai lapisan tubuh halus, aura tubuh, atau sinar energi adalah asumsi lama tentang teori sinar yang telah dibantah oleh Albert Einstein dengan teori relatifitasnya, sebagaimana diungkapkan oleh Dr. Abdul Muhsin Shalih di dalam bukunya al-Insan al-Hair baina al-Ilam al-Khurafah. Beliau menyajikan argumentasi-argumentasi ilmiah dengan dilengkapi foto yang mengungkapkan bahwa perkiraan berhasilnya foto aura dalam memotret atau melihat ruh adalah kesalahan atau bentuk penipuan ilmiah. Sebenarnya pengilmiahan tenaga dalam hanyalah kamuflase pelegitimasian agar bisa diterima oleh khalayak ramai.

Kemampuan ajaib yang dimiliki seseorang yang berlatih tenaga dalam seperti kebal, bisa mematahkan besi dragon, memecahkan botol yang su-dah diisi air, menaiki kertas koran dan aktraksi-atraksi lainnya terbagi tiga. Pertama, hanya berdasarkan trik-trik semata. Kedua, memang menggunakan unsur makhluk ghaib (jin). Ketiga, gabungan diantara keduanya.

Setiap aliran tenaga dalam mempunyai gerakan dasar yang sama dan terbagi dalam 10 jurus, dalam sepuluh jurus itu bisa digabung dan dijadikan jurus baru. Dapat disimpulkan bahwa senam pernapasan tenaga dalam mempunyai asal usul yang sama, walaupun dalam setiap aliran tenaga dalam mengklaim sumber ajaran tenaga dalamnya berbeda-beda dan saling mengunggulkan setiap alirannya masing-masing.

Ada syubhat bahwa setelah masuk dan berlatih senam pernapasan tenaga dalam, tubuh menjadi sehat, secara psikis menjadi lebih tenang dan lebih dekat pada Tuhan. Dengan berlatih senam yang menggunakan olah pernapasan, tubuh kita memang menjadi sehat karena mematikan unsur negatif seperti virus dan bakteri, menetralkan zat kimia dalam tubuh, serta membantu memper-lancar suplai oksigen ke sel syaraf sehingga sel dapat berfungsi semestinya. Sel syaraf yang sehat berperan penting dalam mengaktifkan organ dan sel tubuh lainnya, dengan tubuh yang sehat maka kita akan bisa berfikir dengan jernih, dengan berkumpulnya bersama anggota masyarakat lain tentunya secara psikis juga kita lebih sehat karena bisa bersosialisasi dengan baik terhadap anggota masyarakat yang sama-sama ikut senam pernapasan.

Akan tetapi senam pernapasan sangat luas pengertiannya, seperti joging atau lari pagi, senam kesegaran jasmani, jalan santai dengan menggerak-gerakkan tubuh lalu menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan-nya pelan-pelan tentu menyehatkan. Sedangkan jika berlatih senam pernapasan tenaga dalam selain ingin mendapatkan kesehatan dan disertai dengan niat mendapatkan suatu kekuatan tertentu yang bersifat ghaib, hal inilah yang mesti diwaspadai. Haki-kat keghoiban hanya milik Allah semata dan hanya diberitakan kepada Rasul yang diridoi-Nya. Allah menyatakan dalam firmannya:

”(Dia adalah Tuhan) Yang Me-ngetahui yang ghoib,maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu itu kecuali kepada Rasul yang diridoi-Nya,maka sesungguhnya Dia mengadakan pen-jagaan (malaikat) di hadapan dan di-belakangnya.”(QS. Jin: 26-27)

Dari penjelasan ayat ini maka jika kita melakukan senam pernapasan dengan niat untuk mendapatkan ke-kuatan ghaib, seperti berlatih jurus satu untuk membuat benteng diri, jurus dua untuk menundukkan lawan, jurus tiga untuk mementalkan lawan, jurus empat untuk membuka pagar betis lawan, jurus lima untuk memutarkan lawan, jurus enam untuk mengunci lawan, jurus tujuh untuk menarik lawan atau menarik sesuatu yang bersifat ghaib, jurus delapan untuk mematikan lawan jurus sembilan untuk membuka pagar ghaib lawan, jurus sepuluh untuk menarik energi alam semesta. Dari fungsi jurus-jurus itu dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan sesuai dengan kehendak penggunanya, semua itu adalah prilaku bid’ah dan sangat menyesatkan.

Ketika meniatkan diri untuk menarik kekuatan tertentu pada saat menarik nafas dengan gerak jurus, menahan nafas dengan niat mengumpulkan atau membentuk suatu jenis energi atau kekuatan ghoib entah itu diistilahkan dengan Energi Ilahi, prana, chi, ki, bioenergi, karomah dan yang lainnya, maka pada saat itulah kita sadar atau tidak sadar membuka diri untuk dimasuki unsur makhluk ghoib, khodam, hantu siulian (dalam aliran tenaga dalam Cina dikatakan bahwa hantu siulian dapat membantu mem-peroleh kekuatan ghaib). Hingga makhluk itu membantu manusia sesuai dengan fungsi jurus yang diinginkannya. Dan inilah salah satu bentuk sihir sebagaimana Ibnul Qoyyim mengatakan: “Sihir adalah persenyawaan dari berbagai pengaruh ruh-ruh jahat dan interaksi kekuatan-kekuatan alam dengannya.” (Zadul maad: IV/127) Maksudnya adalah makhluk-halus itu masuk ke tubuh manusia dan membantu menjalankan sihir melalui prasarana alam seperti udara, aliran darah, reaksi fisiologis tubuh dari rekayasa ilmiah yang dilakukan jin dan setan. Hal ini bisa dilihat pada seseorang yang mempunyai ilmu kebal dengan bantuan jin dalam merekayasa dan memadatkan molekul tubuh manusia.

Aturan main dalam menggunakan tenaga dalam

Latihannya harus menggunakan emosi. Rahasia mereka ketika mempraktekkan tenaga dalam adalah musuhnya harus marah, sebab dengan marah tersebut syaithan bisa masuk dalam tubuh musuhnya sehingga bisa dipengaruhi jurus tenaga dalam, bukan karena listrik tubuh, energi yang dipancarkan ataupun alasan-alasan lainnya.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan para praktisi tenaga dalam bahwa jurus akan berfungsi penuh dan sempurna jika lawan dalam keadaan emosi. Jadi bukan karena energi tenaga dalam musuh yang sedang emosi dapat ditaklukkan dengan fungsi jurus-jurus tertentu, tetapi khodam (jin) jurus itulah yang langsung merasuk ke dalam tubuh lawannya yang sedang dalam keadaan emosi menuju otak-nya hingga lawannya bisa dia permainkan dengan fungsi jurus tenaga dalam.

Ketika latihan, mereka sering tidak sadar, terutama ketika sedang mempraktekkan jurus mereka, biasanya ada pada jurus putar, atau pada saat diharuskan emosi untuk praktek tenaga dalam.

Hal ini sama saja dengan sengaja membuat diri menjadi tidak sadar dan hal ini tidak dibenarkan dalam Islam, sebab Islam me-nganjurkan kita untuk senantiasa menjaga akal kita sehingga bisa senantiasa berdzikir ke-pada Allah .

Kadang disertai dengan puasa mutih (tidak boleh makan kecuali yang putih-putih), pati geni dan prosesi puasa bid’ah lainnya. Hal ini tidak ada syari’atnya dalam Islam. Atau untuk menjaga ilmunya dia harus menghindari pantangan-pantangan tertentu yang sebenarnya hal itu dihalalkan baginya sebelum dia memiliki ilmu tenaga dalam tersebut. Dan ini berarti mengharamkan yang dihalalkan Allah .

Sebuah nasihat

Pernapasan tenaga dalam dengan niat hanya untuk kesehatan, bisa menjerumuskan ke dalam kesyirikan. Hal ini lebih besar mudharatnya daripada kebaikannya. Walaupun ada perguruan tenaga dalam yang mengiklankan dirinya hanya untuk kesehatan, tetapi tetap saja ada meditasi energi, penyaluran energi dan pasti diselingi praktek-praktek atraksi tenaga dalam. Masih banyak senam pernapasan lain seperti senam kesegaran jasmani, senam jantung, joging, lari pagi, fitnes, yang jauh lebih aman dari kesyirikan jika niat kita belajar senam pernapasan hanya ingin sehat. Jika ada alasan ingin berlatih tenaga dalam untuk melindungi diri, apakah kita tidak mengkaji lagi doa-doa dan dzikir Rasulullah untuk memohon perlindungan dari segala mara bahaya yang hal itu selaras dengan akidah? 

Sumber : zonadiskusi.blogspot.com

Link ke posting ini