Di Balik Ilmu Tenaga Dalam
02.36 | Author: Belajar Islam



Betapa takjubnya kita ketika melihat seseorang yang tidak dapat terluka ketika ditebas senjata tajam, tidak terluka ketika disiram dengan minyak panas, bisa menyembuhkan penyakit hanya dengan sentuhan, melalui telepon dan juga email, bisa melindungi diri sendiri dari mara bahaya, bisa menangkal hujan, bisa menemukan barang hilang, bisa memukul lawannya dari jarak yang cukup jauh dan tanpa menyentuh sedikitpun lawannya, dan sederet kelebihan dari tenaga dalam yang dimiliki seseorang. Namun, apa sebenarnya tenaga dalam itu?

Di tengah masyarakat kita, kini menjamur berbagai perguruan tenaga dalam yang menjanjikan beragam kesaktian mandraguna, kemampuan mengobati berbagai penyakit ringan maupun berat, dan berbagai kelebihan lainnya. Dikemas dalam berbagai atraksi kesaktian di televisi, dibumbui dengan wirid-wirid dan bacaan-bacaan ayat tertentu, dan diiklankan secara luas melalui media massa, cetak dan elek-tronik.

Sihir berjudul "Tenaga Dalam"

Berbagai macam teori dibuat untuk mengelabui orang awam sehingga dapat diterima masyarakat. Mereka mengatakan bahwa tenaga dalam adalah satu aliran tenaga yang memang terdapat dalam tubuh manusia. Ia akan mengaktifkan sel darah putih dan sel darah merah untuk menghasilkan satu getaran saraf yang akan mewujudkan tenaga di luar kemampuan biasa. Tenaga baru ini mereka sebut 'super power.'

Teori lain untuk melegitimasi tenaga dalam adalah: Pertama, para praktisi tenaga dalam menjadikan senam pernapasan untuk membangkitkan tenaga dalam, kemudian menyajikan konsepnya secara ilmiah. Hal ini dilakukan agar bisa membujuk masyarakat yang cukup terpelajar agar mau ikut perguruan mereka. Kedua, tenaga dalam dikaitkan dengan alam ghaib, sasarannya adalah masyarakat yang masih suka dengan halhal yang berbau klenik dan benuansa supranatural.

Mengilmiahkan Tenaga Dalam

• Pertama: mereka mengatakan bahwa tenaga dalam berasal dari impuls listrik yang dihasilkan oleh ATP (adenosine triphosphate) sebagai senyawa yang menyimpan energi tubuh, terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam sel, energi digunakan un-tuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot, konduksi saraf, menghasilkan radiasi energi yang menghasilkan pancaran sinar. Medan listrik dapat diperbesar hingga menghasilkan energi listrik tubuh (bioelektris) bila elektron bergerak lebih cepat secara teratur. Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan para ahli tenaga dalam untuk menyembuhkan penyakit. Mereka berpendapat, “Segala yang ada di alam semesta merupakan manifestasi energi, seperti gravitasi, dan gelombang magnet, serta energi matahari.”

 • Kedua: tenaga dalam adalah energi biolistrik tubuh yang diolah dengan senam pernapasan hingga voltase bio-listrik tubuh meningkat lebih besar dari normal. Setiap listrik akan menghasilkan medan listrik yang besar jika dirangsang dengan menyedot napas, lalu ditahan di dada atau perut, maka medan biolistrik akan membesar.

Menurut dua teori yang hampir sama ini, orang yang beremosi tinggi maka voltase biolistriknya akan naik dan berarti medan biolistriknya memancar lebih besar dari biasanya. Sesuai dengan hukum alam, listrik yang bermuatan sejenis akan saling tolak-menolak. Begitu juga dengan biolistrik manusia, bila dikontakkan akan saling tolak-menolak. Maka dengan niat dan konsentrasi, mereka bisa mementalkan musuh yang emosi, dengan medan biolistrik mereka yang lebih besar karena sudah dilatih.

Tenaga Dalam Sebagai Ilmu Karamah

Tenaga dalam yang dikaitkan dengan ilmu karamah, ditujukan bagi orang-orang yang memiliki keyakinan kuat dengan hal-hal yang bersifat ghaib dan masyarakat yang mempercayai klenik. Jika dia beragama Islam, maka akan dikatakan bahwa tenaga dalam tersebut berasal dari para wali, atau dari kekuatan khadam. Jika beragama Hindu, Budha atau Taoisme, maka tenaga dalam berasal dari kekuatan puja mantra para dewa-dewi, tenaga dalam berasal dari energi prana, chi, atau ki yang dihisap dan dikumpulkan ke cakra solar pleksus. Tenaga dalam berasal dari cosmik negatif cakra dasar dan kosmik positif cakra mahkota, tenaga dalam berasal dari energi kundalini.

Terkadang perguruan tenaga dalam menggunakan dua macam pendekatan sekaligus untuk dapat menarik minat seluruh anggota masyarakat dari berbagai macam tingkat strata kehidupan atau pun dari berbagai macam agama dan kepercayaan agar dapat masuk menjadi anggota perguruan. Perguruan senam pernapasan tenaga dalam terbagi dalam dua aliran:

• Pertama, bernafaskan keagamaan yang bersifat ekslusif –(hanya agama dan kepercayaan tertentu yang dapat menjadi anggotanya). Biasanya menggunakan ritual keagamaan sebelum dan pada saat latihan tenaga dalam. Jika perguruan tenaga dalam tersebut berbasis agama Islam, akan mewajibkan anggotanya menggunakan ama-lan, wirid dan puasa selama mem-pelajari tenaga dalam. Jika perguruan tenaga dalam itu berbasis agama Hindu, Budha atau Thaoisme maka menggunakan puja mantra pada dewa-dewi atau Budha, membakar hio dan lain sebagainya.

• Kedua, yang berbasis senam dan olah nafas saja tanpa ada unsur eksklusifisme agama di dalamnya, hingga semua agama masuk menjadi anggota perguruan. Dalam pelaksanaan latihannya boleh menggabungkan dengan ritual agama yang diyakininya.

Di antara tujuan perguruan tenaga dalam ketika mengajarkan senam pernapasan adalah:
  Penyebaran ajaran agama atau kepercayaan tertentu.
 Mengajarkan teknik-teknik tenaga dalam untuk perlindungan diri, kesehatan tubuh, baik secara fisik, psikis ataupun spiritual.
• Mempererat tali persaudaraan.
• Tujuan bisnis semata, terkadang merugikan anggotanya dengan persyaratan yang memberatkan secara finansial dan lain sebagainya.

Cara membangkitkan tenaga dalam
Kaidah yang pertama adalah pernafasan. Kedua, pembinaan kekuatan pikiran. Akan tetapi sebelum itu seseorang perlu dibukakan cakranya terlebih dahulu oleh seorang guru yang memiliki tenaga dalam yang besar. Asas membangkitkan tenaga dalam antara lain:
• Pertama, keyakinan. Ketika seseorang hendak belajar tenaga dalam, harus memiliki keyakinan tentang adanya tenaga dalam. Cara menumbuhkan keyakinan ini adalah dengan mem-berikan sugesti pada diri sendiri.
• Kedua, konsentrasi. Yaitu melupakan segala masalah-masalah keduniaan menuju satu hal saja. • Ketiga, kemauan. Karena dengan kemauan yang kuat inilah seseorang akan kotinu dalam mempelajari tenaga dalam.
• Keempat, ketekunan. Ketekunan dalam latihan akan semakin memudahkan seseorang mendapatkan tenaga dalam.
• Kelima, keajaiban pikiran. Salah satu efek tenaga dalam, sebagaimana yang diakui para praktisinya, adalah bisa menajamkan pikiran. Bahkan yang lebih ekstrim, bisa mengendalikan pikiran orang lain dan mengetahui hal-hal ghaib.

Kesesatan Tenaga Dalam

Sering kali khalayak ramai bertanya, apakah tenaga dalam itu benar-benar ada? Apakah tenaga dalam itu murni olah tubuh atau ada unsur makhluk halus di dalamnya? Apakah tenaga dalam itu bisa membuat kita sehat baik secara fisik dan psikis? Apakah tenaga dalam bisa meningkatkan spiritualitas kita? Sesuai-kah senam pernapasan tenaga dalam itu dengan syari’at Islam?

Terkadang kita tertipu dengan istilah tenaga dalam yang rancu penjabarannya. Jika ‘tenaga dalam’ yang dimaksud adalah hasil pembakaran zat-zat makanan dalam tubuh hingga menjadi energi untuk kekuatan dan kelangsungan kesehatan tubuh, itu bisa kita terima, karena istilah ‘tenaga dalam’ tersebut adalah energi yang didapat dari zat-zat makanan yang kita makan tanpa ada unsur metafisika. Akan tetapi jika tenaga dalam tersebut bisa mementalkan orang, bisa membuat kebal, bisa meringankan tubuh, bisa menyakiti orang lain lewat gerak dan fungsi jurus yang telah kita latih, tentu berbeda jauh dan tidak bisa disamakan dengan ‘tenaga dalam’ dari hasil “pembakaran” zat-zat makanan.

Begitu pula dengan istilah tenaga dalam yang berasal dari energi listrik tubuh, ini pun sebuah penipuan. Teori tubuh kita mempunyai impuls-impuls listrik sejauh ini memang telah dibuktikan oleh ahli biologi modern, dengan impuls-impuls listriklah syaraf-syaraf dapat bekerja dengan baik untuk menyampaikan pesan dari tubuh ke otak dan sebaliknya. Tetapi, jika dikatakan bahwa senam pernapasan bisa melipatgandakan energi listrik tubuh hingga bisa menjadi 'tenaga dalam,’ maka ini terlalu mengada-ada dan mencari pembenaran saja. Sebab, seluruh kerja sistem fisiologis dalam tubuh selalu berada pada keseimbangan. Sistem kerja impuls listrik atau syaraf tubuh manusia tidak bisa direkayasa lagi dan sama sekali tidak ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan bahwa listrik tubuh bisa direkayasa untuk mementalkan seseorang, kecuali hanya dugaan belaka.

Pemanfaatan energi ghaib yang diistilahkan dengan tenaga prana, chi, ki, manna, ruah, energi Ilahi atau karamah dari luar tubuh yang kita serap untuk memperoleh tenaga dalam dari hasil pernapasan, harus kita koreksi kebenarannya. Sekarang ini sudah ada yang berusaha untuk bisa membuktikan atau mengklaim eksistensi energi ghaib, melihat aura bahkan ruh dengan menggunakan peralatan modern, seperti dengan menggunakan foto aura.

Di Grand ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan, ada toko bertuliskan “Xing Passion Reflexiology & Aroma-therapy”. Toko itu mempunyai Aura Video Station dari Jerman seharga sekitar US$ 25.000 (dengan kurs sekarang sekitar Rp 225 juta). Harga tersebut termasuk satu paket software lengkap dengan beberapa peranti tambahan, seperti kartu PC dan kamera. Cara penggunaannya, tubuh seseorang harus menghadap ke arah sebuah kamera di atas layar monitor, lalu seluruh ujung jari dimasukkan ke sebuah alat berbentuk seperti telapak tangan. Alat tersebut terbuat dari logam dan langsung terhubung ke PC.

Setelah software Aura Video Sta-tion diaktifkan, wajah dan aura langsung terlihat. Tidak hanya itu, cakra yang ada dalam diri seseorang pun nampak. Apakah benar suatu hakikat bahwa Aura Video Station bisa membuktikan bahwa yang nampak pada layar monitor adalah aura atau lapisan tubuh bahkan cakra-cakra manusia?

Kajian ilmu pengetahuan metafisika sekarang ini mengenai lapisan tubuh halus, aura tubuh, atau sinar energi adalah asumsi lama tentang teori sinar yang telah dibantah oleh Albert Einstein dengan teori relatifitasnya, sebagaimana diungkapkan oleh Dr. Abdul Muhsin Shalih di dalam bukunya al-Insan al-Hair baina al-Ilam al-Khurafah. Beliau menyajikan argumentasi-argumentasi ilmiah dengan dilengkapi foto yang mengungkapkan bahwa perkiraan berhasilnya foto aura dalam memotret atau melihat ruh adalah kesalahan atau bentuk penipuan ilmiah. Sebenarnya pengilmiahan tenaga dalam hanyalah kamuflase pelegitimasian agar bisa diterima oleh khalayak ramai.

Kemampuan ajaib yang dimiliki seseorang yang berlatih tenaga dalam seperti kebal, bisa mematahkan besi dragon, memecahkan botol yang su-dah diisi air, menaiki kertas koran dan aktraksi-atraksi lainnya terbagi tiga. Pertama, hanya berdasarkan trik-trik semata. Kedua, memang menggunakan unsur makhluk ghaib (jin). Ketiga, gabungan diantara keduanya.

Setiap aliran tenaga dalam mempunyai gerakan dasar yang sama dan terbagi dalam 10 jurus, dalam sepuluh jurus itu bisa digabung dan dijadikan jurus baru. Dapat disimpulkan bahwa senam pernapasan tenaga dalam mempunyai asal usul yang sama, walaupun dalam setiap aliran tenaga dalam mengklaim sumber ajaran tenaga dalamnya berbeda-beda dan saling mengunggulkan setiap alirannya masing-masing.

Ada syubhat bahwa setelah masuk dan berlatih senam pernapasan tenaga dalam, tubuh menjadi sehat, secara psikis menjadi lebih tenang dan lebih dekat pada Tuhan. Dengan berlatih senam yang menggunakan olah pernapasan, tubuh kita memang menjadi sehat karena mematikan unsur negatif seperti virus dan bakteri, menetralkan zat kimia dalam tubuh, serta membantu memper-lancar suplai oksigen ke sel syaraf sehingga sel dapat berfungsi semestinya. Sel syaraf yang sehat berperan penting dalam mengaktifkan organ dan sel tubuh lainnya, dengan tubuh yang sehat maka kita akan bisa berfikir dengan jernih, dengan berkumpulnya bersama anggota masyarakat lain tentunya secara psikis juga kita lebih sehat karena bisa bersosialisasi dengan baik terhadap anggota masyarakat yang sama-sama ikut senam pernapasan.

Akan tetapi senam pernapasan sangat luas pengertiannya, seperti joging atau lari pagi, senam kesegaran jasmani, jalan santai dengan menggerak-gerakkan tubuh lalu menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan-nya pelan-pelan tentu menyehatkan. Sedangkan jika berlatih senam pernapasan tenaga dalam selain ingin mendapatkan kesehatan dan disertai dengan niat mendapatkan suatu kekuatan tertentu yang bersifat ghaib, hal inilah yang mesti diwaspadai. Haki-kat keghoiban hanya milik Allah semata dan hanya diberitakan kepada Rasul yang diridoi-Nya. Allah menyatakan dalam firmannya:

”(Dia adalah Tuhan) Yang Me-ngetahui yang ghoib,maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu itu kecuali kepada Rasul yang diridoi-Nya,maka sesungguhnya Dia mengadakan pen-jagaan (malaikat) di hadapan dan di-belakangnya.”(QS. Jin: 26-27)

Dari penjelasan ayat ini maka jika kita melakukan senam pernapasan dengan niat untuk mendapatkan ke-kuatan ghaib, seperti berlatih jurus satu untuk membuat benteng diri, jurus dua untuk menundukkan lawan, jurus tiga untuk mementalkan lawan, jurus empat untuk membuka pagar betis lawan, jurus lima untuk memutarkan lawan, jurus enam untuk mengunci lawan, jurus tujuh untuk menarik lawan atau menarik sesuatu yang bersifat ghaib, jurus delapan untuk mematikan lawan jurus sembilan untuk membuka pagar ghaib lawan, jurus sepuluh untuk menarik energi alam semesta. Dari fungsi jurus-jurus itu dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan sesuai dengan kehendak penggunanya, semua itu adalah prilaku bid’ah dan sangat menyesatkan.

Ketika meniatkan diri untuk menarik kekuatan tertentu pada saat menarik nafas dengan gerak jurus, menahan nafas dengan niat mengumpulkan atau membentuk suatu jenis energi atau kekuatan ghoib entah itu diistilahkan dengan Energi Ilahi, prana, chi, ki, bioenergi, karomah dan yang lainnya, maka pada saat itulah kita sadar atau tidak sadar membuka diri untuk dimasuki unsur makhluk ghoib, khodam, hantu siulian (dalam aliran tenaga dalam Cina dikatakan bahwa hantu siulian dapat membantu mem-peroleh kekuatan ghaib). Hingga makhluk itu membantu manusia sesuai dengan fungsi jurus yang diinginkannya. Dan inilah salah satu bentuk sihir sebagaimana Ibnul Qoyyim mengatakan: “Sihir adalah persenyawaan dari berbagai pengaruh ruh-ruh jahat dan interaksi kekuatan-kekuatan alam dengannya.” (Zadul maad: IV/127) Maksudnya adalah makhluk-halus itu masuk ke tubuh manusia dan membantu menjalankan sihir melalui prasarana alam seperti udara, aliran darah, reaksi fisiologis tubuh dari rekayasa ilmiah yang dilakukan jin dan setan. Hal ini bisa dilihat pada seseorang yang mempunyai ilmu kebal dengan bantuan jin dalam merekayasa dan memadatkan molekul tubuh manusia.

Aturan main dalam menggunakan tenaga dalam

Latihannya harus menggunakan emosi. Rahasia mereka ketika mempraktekkan tenaga dalam adalah musuhnya harus marah, sebab dengan marah tersebut syaithan bisa masuk dalam tubuh musuhnya sehingga bisa dipengaruhi jurus tenaga dalam, bukan karena listrik tubuh, energi yang dipancarkan ataupun alasan-alasan lainnya.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan para praktisi tenaga dalam bahwa jurus akan berfungsi penuh dan sempurna jika lawan dalam keadaan emosi. Jadi bukan karena energi tenaga dalam musuh yang sedang emosi dapat ditaklukkan dengan fungsi jurus-jurus tertentu, tetapi khodam (jin) jurus itulah yang langsung merasuk ke dalam tubuh lawannya yang sedang dalam keadaan emosi menuju otak-nya hingga lawannya bisa dia permainkan dengan fungsi jurus tenaga dalam.

Ketika latihan, mereka sering tidak sadar, terutama ketika sedang mempraktekkan jurus mereka, biasanya ada pada jurus putar, atau pada saat diharuskan emosi untuk praktek tenaga dalam.

Hal ini sama saja dengan sengaja membuat diri menjadi tidak sadar dan hal ini tidak dibenarkan dalam Islam, sebab Islam me-nganjurkan kita untuk senantiasa menjaga akal kita sehingga bisa senantiasa berdzikir ke-pada Allah .

Kadang disertai dengan puasa mutih (tidak boleh makan kecuali yang putih-putih), pati geni dan prosesi puasa bid’ah lainnya. Hal ini tidak ada syari’atnya dalam Islam. Atau untuk menjaga ilmunya dia harus menghindari pantangan-pantangan tertentu yang sebenarnya hal itu dihalalkan baginya sebelum dia memiliki ilmu tenaga dalam tersebut. Dan ini berarti mengharamkan yang dihalalkan Allah .

Sebuah nasihat

Pernapasan tenaga dalam dengan niat hanya untuk kesehatan, bisa menjerumuskan ke dalam kesyirikan. Hal ini lebih besar mudharatnya daripada kebaikannya. Walaupun ada perguruan tenaga dalam yang mengiklankan dirinya hanya untuk kesehatan, tetapi tetap saja ada meditasi energi, penyaluran energi dan pasti diselingi praktek-praktek atraksi tenaga dalam. Masih banyak senam pernapasan lain seperti senam kesegaran jasmani, senam jantung, joging, lari pagi, fitnes, yang jauh lebih aman dari kesyirikan jika niat kita belajar senam pernapasan hanya ingin sehat. Jika ada alasan ingin berlatih tenaga dalam untuk melindungi diri, apakah kita tidak mengkaji lagi doa-doa dan dzikir Rasulullah untuk memohon perlindungan dari segala mara bahaya yang hal itu selaras dengan akidah? 

Sumber : zonadiskusi.blogspot.com

This entry was posted on 02.36 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: