Bagi penggemar beladiri tentu tidak asing dengan istilah pukulan jarak jauh. Demikian pula penggemar sinetron silat, tentu hafal jurus jurus dan segala macamajian pamungkas yang melukiskankekuatan ajaib pukulan jarak jauh berupa sinar  merah kuning biru hijau dsb. Apakah keajaiban pukulan jarak jauh semacam itu benar benar ada di dunia nyata? Jawabnya ada. Setidaknya bagi para pengikut perguruan silat yang berbau tenaga dalam, chi, prana, dan sejenisnya. Banyak orang mengatakan bahwa itu akal akalan para pemilik perguruan, tetapi sangat sedikit yang tahu bagaimana rahasia sebenarnya dari akal bulus para suhu nan sakti itu sehingga banyak terpesona (tertipu) aksi mereka. Mereka menyimpan rahasia setan dalam atraksi pukulan jarak jauh yang mereka demonstrasikan. Berikut penjelasannya:

Atraksi Pukulan Jarak Jauh

Dua orang peserta A dan B. Dengan jurus tertentu A memukul B. Tangan A tidak menyentuh B tapi B terpental seperti terdorong energy yang sangat kuat. Para pendekar menjelaskan bahwa A telah mampu membangkitkan dan mengkonsentrasikan energy dalam tubuhnyasehingga mampu mementalkan tubuh B meski tanpa menyentuh B sedikitpun. Biasanya peserta terpesona dan tumbuh keinginannya untuk memiliki kemampuan sebagaimana A.

Kesalahan Berpikir Tentang Pemusatan Energy dalam Tubuh

Semua benda termasuk tubuh manusia terdiri dari atom atom. Di dalam atom terdapat proton neutron (inti atom ) yang dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Atom Atom tersusun menurut susunan tertentu dalam ikatan atom atau ikatan ion. sedangkan inti atom yang terdiri dari beberapa proton terikat erat dalam energi ikatan inti (nukleon=nuklir). 

Energi yang tersimpan dalam atom atom yang menyusun tubuh manusia ini bisa diaktifkan dikonsentrasikan dan di olah sedemikian rupa sehingga menjadi energy metafisis yang dapat digunakan sebagai, pukulan jarak jauh, energi prana, bioenergy, energy chi dan macam macam istilah lainnya. Seperti itu biasanya penjelasan ilmiah mereka. Mereka memberikan contoh, orang bisa lebih sehat dan bugar dengan mengaktifkan energy tadi kemudian menyalurkannya ke seluruh tubuh. Benarkah demikian? Tentu saja salah kaprah. 
       
Penjelasan pertama adalah energy nuklir sebagaimana pernah diekplorasi dan didemonstrasikan pada peristiwa bom nuklir Heroshima dan Nagasaki, sedangkan masalah kebugaran tadi adalah proses sugesti otak. (tidak ada hubungannya dengan energy dari atom atom dalam tubuh.). Energy atom diperoleh dengan kompensasi perubahan komposisi atom dari uranium menjadi timbal, sedangkan proses sugesti otak tidak memerlukan perubahan fisik apapun. Orang yang berpikir bahwa dirinya sehat, tubuhnya akan terstimulasi melalui saraf dan cenderung lebih cepat pulih pada kondisi normalnya. sebaliknya orang yang berpikir bahwa dirinya sakit, otaknya akan memberikan stimulus negatif ke seluruh organ tubuh sehingga cenderung  menurun kinerjanya.

Mekanisme Atraksi Pukulan Jarak Jauh Yang Sebenarnya

Kita bayangkan lagi atraksi A memukul B tanpa menyentuh, kemudian B terpental. Kita harus ingat bahwa Sunatullah (Hukum hukum alam yang diciptakan Allah tidak akan berubah). Kaidah Mekanika klasik Newton adalah satu dari sekian perumusan gejala alam dalam sebuah hukum fisika yang menyeluruh. Kita bisa sedikit belajar pada anak SMA jurusan Fisika. Kalau B yang tadinya diam tiba tiba terpental (bergerak) maka hal itu tidak mungkin terjadi kecuali ada gaya yang bekerja terhadap B.  Ada beberapa gaya yang mungkin mengenai B hingga terpental:
  • Gaya dorong biasa (didorong atau ditarik dengan tangan atau benda lain yang disamarkan)
  • Gaya lorentz yang muncul bersamaan dengan adanya medan magnet
Para praktisi tenaga dalam cenderung merasionalkan gejala ini menggunakan penjelasan kedua yaitu medan magnet. Tetapi hal ini terbantahkan dengan fenomena penggantian objek. Jika B digantikan oleh C yang bukan anggota perguruan, tiba tiba keampuhan pukulan jarak jauh itu tidak bekerja. 
     
Yang terjadi sebenarnya adalah ketika A menggerakkan tangan, maka gerakan tangan A ini menjadi kode bagi seseorang atau beberapa orang (team) untuk mendorong atau melemparkan B menjauh dari A. Orang atau beberapa orang itu tidak nampak karena mereka adalahgolongan Jin.

Banyak praktisi tenaga dalam enggan mengakui bahwa mereka menggunakan Jin karena jika ini terbongkar maka tidak ada lagi kata sakti dan ajaib. Bukankah kesaktian dan keajaiban itu dagangan utama mereka?

Bukti Bahwa Terlemparnya si B  bukan karena Energy dari A

Jika benar B terlempar karena medan magnet yang dibangkitkan oleh A maka seharusnya ketika B diganti oleh C maka kejadiannya akan sama. Tetapi ternyata C tidak terpental karena C bukan anggota perguruan. Artinya tidak semua orang bisa dipukul oleh A. Pukulan Jarak Jauh itu benar benar bisa bekerja hanya bergantung pada B.  Itu artinya B terlempar bukan karena energy dari A.

Keterlibatan Setan (Jin Kafir) dalam pukulan Jarak Jauh

Banyak orang mengatakan bahwa keterlibatan setan sulit dibuktikan, tetapi ternyata Allah memberikan isyarat dalam Quran bahwa kekuasaan setan itu terbatas pada orang orang yang mengikuti setan dan menjadikan setan sebagai teman bekerjasama. Dan setan tidak memiliki kekuasaan sedikitpun atas orang orang yang ikhlas kepada Allah.

Jadi jin kafir yang membantu dalam atraksi pemukulan jarak jauh itu pasti tidak akan bisa bekerja terhadap orang yang mukhlis (ikhlas beribadah hanya karena Allah)

Dari paradigma di atas bisa dilakukan pembuktian keterlibatan setan (jin kafir) dalam atraksi pukulan jarak jauh sebagai berkut:
  1. Pastikan atraksi A memukul B benar benar bekerja, dan disaksikan atau direkam dengan baik sebagai premis awal bahwa benar benar B terlempar dalam atraksi itu.
  2. Ganti objek B dengan si C (sembarang orang diluar perguruan) maka terjadi dua kemungkinan, si C juga terlempar atau tidak ada efek sama sekali. Jika C juga terlempar seperti B berarti C juga merupakan orang yang bisa dikuasai jin kafir yang membantu atraksi tersebut. 
  3. Ganti objek C dengan seorang ahli Quran, ahli ibadah yang ikhlas. Yang akan terjadi adalah, bahwa pukulan jarak jauh A tidak akan bekerja pada D. Kenapa demikian? Karena Jin Kafir takut pada ahli ibadah yang Ikhlas (beribadah hanya karena Allah).

“Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka" Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (QS. Al Hijr : 39 – 42)

Kemudian mengapa iblis tidak bisa menyesatkan orang-orang yang ikhlas atau menyimpangkan mereka dari jalan kebenaran ? Hal itu dikarenakan mereka adalah orang-orang yang senantiasa menjadikan seluruh aktivitas ibadahnya hanya untuk Allah swt saja, bukan untuk riya atau mencari kemasyhuran di mata manusia. Keikhlasannya menjadi benteng dan pertahanan yang sangat kokoh untuk bisa ditembus oleh setan apalagi dikuasai oleh mereka.

Dalam hal ini, bisa kita simak penuturan Sayyid Qutb yang menjelaskan tentang hal ini, dia mengatakan bahwa makna firman-Nya “Sesungguhnya hamba-hamba-Ku’’ yang ikhlas untuk-Ku maka tidak ada kuasa bagimu (setan) untuk menguasai mereka, tidak bisa mempengaruhi mereka, tidak bisa engkau jadikan mereka memandang indah perbuatan maksiat karena kamu terpenjara dihadapan mereka, karena mereka berada didalam suatu penjagaan yang kokoh dari gangguanmu, karena jalan masukmu kedalam diri mereka terkunci. Mereka adalah orang-orang yang menggantungkan pandangan mereka kepada Allah dan mengetahui tipu dayanya dengan fitrah mereka yang berhubungan erat dengan Allah swt. (Fi Zhilalil Qur’an juz IV hal 2142)

Hal ini berbeda pada mereka pengamal ilmu tenaga dalam yang  melakukan puasa entah itu puasa mutih, puasa pati geni, puasa weton, atau puasa apapun itu yang merupakan amalan bid’ah demi mendapat jasa khodam jin/syaitan. Puasa mereka tidak murni dan ikhlas demi Allah, tapi demi jin/syaitan. Na’udzu billah in zalik. Sangat amat dekat dengan kekafiran. Luar biasa sekali. Mereka rela menahan haus dan lapar mereka demi mendapat bantuan jin/syaitan. Apa bedanya mereka dengan pencari ilmu pesugihan babi ngepet yang harus kuat melakukan puasa ngebleng di Watudodol.

Hanya pada Allah saja lah orang beriman meminta pertolongan dan perlindungan. Semoga kita semua terlindung dari bahaya kesyirikan.. Aamiin ya robbal ‘alamin…
This entry was posted on 03.41 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: